Semua penulis akan mati. Hanya karyanyalah yang akan abadi. Maka tulislah sesuatu yang membahagiakan dirimu di akhirat nanti. (Ali bin Abi Thalib)

Kesempatan Itu Masih Ada

Assalaamu’alaykum..

Hidup & segala keinginan dunia ibarat setetes embun di pagi buta
Ia akan jatuh ke tanah manakala angin bertiup menerpa
Ia akan menguap dan hilang tanpa bekas seiring hadirnya seberkas sinar pagi

Hidup & segala keinginan dunia ibarat fatamorgana
Ia tampak berkilau memberi berjuta harapan dikala kita jauh
Lambat laun kilaunya pun pudar manakala kita mendekatinya

Hidup & segala keinginan dunia ibarat laut
Laut yang menenggelamkan..
Laut yang menyimpan banyak teka-teki kehidupan
Dimana kita tergoda untuk menyelaminya..

Hidup & segala keinginan dunia adalah fana
Tak akan kekal oleh waktu.. Baca selanjutnya…

Kisah Umar vs Abu Bakar (Bersedekah)

Agustus 3, 2010 2 komentar

Kisah Perlombaan Umar Ra. dan Abu Bakar Ra. dalam kebaikan, dimana dalam setiap kesempatan Abu Bakar Ra. selalu mengungguli Umar. Abu Bakar selalu bergerak lebih cepat dan lebih awal dari Umar.

Dalam kisahnya, Umar Ra. bercerita, “Suatu ketika Rasulullah Saw. memerintahkan untuk bersedekah, waktu itu saya memiliki sedikit harta kekayaan. Saya merenung, setiap saat Abu Bakar membelanjakan lebih dari apa yang telah saya belanjakan di jalan Allah. Saya berharap dengan karunia Allah, semoga saya dapat membelanjakan lebih darinya kali ini, karena saat itu saya mempunyai dua harta kekayaan untuk saya belanjakan. Saya pulang ke rumah dengan perasaan gembira sambil membayangkan buah pikiran saya tadi. Segala yang ada di rumah, saya ambil setengahnya.”

Rasulullah Saw. bersabda, “Apa ada yang kamu tinggalkan untuk keluargamu, wahai Umar?”

Saya menjawab, “Ya, ada yang saya tinggalkan, wahai Rasulullah!”
Rasulullah bertanya lagi, “Seberapa banyak yang telah kamu tinggalkan?”
Jawab saya, “Saya telah tinggalkan setengahnya.”

Tidak berapa lama kemudian Abu Bakar datang dengan membawa seluruh harta bendanya. Saya mengetahui bahwa beliau telah membawa seluruh miliknya. Begitulah pembicaraan yang saya dengar antara beliau dengan Rasulullah.

Rasulullah bertanya, “Apakah yang kamu tinggalkan untuk keluargamu, wahai Abu Bakar?” Abu Bakar menjawab dengan penuh tenang, “Saya meninggalkan Allah dan Rasul-Nya kepada mereka.”

“Sejak saat itu, saya mengetahui bahwa sekali-kali saya tidak dapat melebih Abu Bakar,” kata Umar Ra. menutup kisahnya.

Subhanallah… (^^,)

Dahsyatnya “Sedekah”

Dikisahkan dalam sebuah Hadist yg diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sbb :

Tatkala Allah Ta’ala menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah menciptakan gunung dgn kekuatan yg telah diberikab kepadanya, ternyata bumi pun terdiam.
Para Malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut.

Kemudian mereka bertanya, “Ya Robbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yg lebih kuat drpd gunung ?”

Allah menjawab, “Ada, yaitu besi” (kita mafhum bahwa gunung batupun bisa menjadi rata ketika dibor atau diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenisnya yg terbuat dari besi).

Para Malaikat bertanya lagi, “Ya Robbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yg lebih kuat drpd besi ?”

Allah Yang Maha Suci menjawab, “Ada, yaitu api” (besi, bahkan bajapun bisa mencair dan lumer setelah dibakar api).

Para Malaikat kembali bertanya, “Ya Robbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yg lebih kuat drpd api ?”

Allah Yang Maha Agung menjawab, “Ada, yaitu air” (api membara sedahsyat apapun akan padam jk disiram air).

Para Malaikat pun bertanya kembali, “Ya Robbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yg lebih kuat drpd air ?”

Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Sempurna menjawab, “Ada, yaitu angin” (air di samudera luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung dan menjelma menjadi gelombang raksasa yg dahsyat, krna kekuatan angin).

Akhirnya para Malaikat pun bertanya lagi, “Ya Allah, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yg lebih dahsyat dari itu semua ?”

Allah Yang Maha Gagah dan Maha Dahsyat kehebatan-Nya menjawab, “Ada, yaitu amal anak Adam yg mengeluarkan sedekah dgn tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya”.

Artinya, hal terdahsyat sebenarnya adalah orang yg bersedekah tetapi ia tetap mampu menguasai dirinya (tulus & ikhlas), tanpa ada keinginan riya’ ataupun sombong kepada orang lain. Allahua’lam.

Yuk, Sedekah..! ^^,
Semoga bermanfaat.. 🙂

Ingat Mati…

Juli 8, 2010 1 komentar

Siapa diantara kita yang tidak akan ditimpa oleh kematian
Ia tidak memiliki teman,
Jika ia datang.., Maka berakhirlah segala sesuatu
Ia tidak memiliki tempat
Seluruh alam ini adalah tempatnya
Kita tidak akan bisa berlari,
Ataupun bersembunyi darinya
Walaupun kita berada dalam benteng yang sangat kokoh
Ia tidak memiliki waktu
Ia terus bekerja sepanjang hari, Sepanjang masa
Ia tidak menunggu seorangpun
Akan tetapi kita semua yang menunggunya
Ia adalah penghancur angan
Penghancur keinginan
Penghancur impian
Ia adalah akhir fase pertama manusia
Ia adalah KEMATIAN

Kullu nafsin dzaa’iqatul maut … “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. 29:57) Baca selanjutnya…

Inginku, Menemukanmu, atas ridho-Nya

Wanita pendamba syurga…
Agungnya akhlakmu berselimut mutiara
Pada rahimmu kelak generasi-generasi agama
Akan Allah amanahkan
Engkau calon madrasah pertama
Saat mujahid-mujahid terlahir di dunia..

(great statement!! share from comment: (me-shine)

Kebahagiaan Pertama, Dimulai Saat Mengawali Pagi

Juni 28, 2010 2 komentar

Dengan menyebut nama-Mu aku bertasbih..

Bagi sebagian orang,mungkin kebahagiaan diukur dengan harta.
Bagiku kebahagiaan bukanlah harta yang melimpah..
Arti kebahagiaan bagiku adalah ketakwaan yang Engkau tumbuhkan di hati.
Engkau Maha Menumbuhkan TAKWA dan Engkau pula Maha Berkehendak mencabutnya hingga keakar-akarnya tanpa sisa.. (Naudzubilah,)

AllahuRabbi,
Aku mohon petunjuk serta bimbingan-Mu..

Catatatkanlah kedalam buku agenda harian untukku “kebahagiaan pertama”, yaitu Shalat Subuh. Karena dengan mengerjakannya, hamba akan selalu berada dalam jaminan-Mu, ikatan perjanjian dengan-Mu, lindungan-Mu, pengawasan-Mu, serta petunjuk-Mu. Sehingga Engkau-pun akan senantiasa memeliharaku dari segala keburukan, menuntunku pada kebaikan dan membawa hamba pada keutamaan (disisiMu).

“Barang siapa yang melaksanakan shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah, maka jangan sampai Allah menarik kembali jaminan-Nya dari kalian dengan sebab apa pun. Karena siapapun yang Allah cabut jaminan-Nya darinya dengan sebab apa pun, pasti akan tercabut. Kemudian Allah akan telungkupkan wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR.Muslim) Baca selanjutnya…

Kategori:Catatanku Tag:,

Sunnah Rawatib

Juni 23, 2010 Komentar dimatikan

Barangsiapa merutinkan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari, maka Allah akan membangunkan bagi dia sebuah rumah di surga. Dua belas raka’at tersebut adalah empat raka’at sebelum zhuhur, dua raka’at sesudah zhuhur, dua raka’at sesudah maghrib, dua raka’at sesudah ‘Isya, dan dua raka’at sebelum shubuh

(HR. Tirmidz no. 414, dari ‘Aisyah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).