Arsip

Posts Tagged ‘catatanku’

Catatan Akhir Ramadhan

September 1, 2010 2 komentar

Ya Allah, betapa kami tak bisa berbuat lebih banyak di ramadhan ini. Betapa kami hanya mampu untuk mereguk nikmat, mereguk senang, tanpa bisa sedikit pun berikan yang terbaik untukMu. Di bulan ini kami lebih banyak meminta ketimbang mengerjakan seruanMu. Ramadhan bagi sebagian dari kami, tak ubahnya sebuah pesta. Ramadhan bagi segolongan dari kami, sekadar ekstravaganza ibadah. Nyaris hanya secuil yang bisa kami maknai kemuliaannya.

Ya Allah, kami ingin mengadu kepadaMu. Meski kami malu karena selalu memalingkan wajah dari perintahMu. Kami mencoba meng-hempaskan beban yang kami derita. Kami ber-upaya untuk membuang semua penat di jiwa kami. Di akhir ramadhan ini kami cuma bisa mengeluh. Bahkan adakalanya keluhan itu bersumber dari kebodohan kami yang buta atas titahMu. Sepertinya kami tak pantas berbagi dengan-Mu. Terlalu banyak persoalan yang sebenarnya bersumber dari kesombongan kami, kejahilan kami, dan dari bebalnya kami. Baca selanjutnya…

Iklan

Kesempatan Itu Masih Ada

Assalaamu’alaykum..

Hidup & segala keinginan dunia ibarat setetes embun di pagi buta
Ia akan jatuh ke tanah manakala angin bertiup menerpa
Ia akan menguap dan hilang tanpa bekas seiring hadirnya seberkas sinar pagi

Hidup & segala keinginan dunia ibarat fatamorgana
Ia tampak berkilau memberi berjuta harapan dikala kita jauh
Lambat laun kilaunya pun pudar manakala kita mendekatinya

Hidup & segala keinginan dunia ibarat laut
Laut yang menenggelamkan..
Laut yang menyimpan banyak teka-teki kehidupan
Dimana kita tergoda untuk menyelaminya..

Hidup & segala keinginan dunia adalah fana
Tak akan kekal oleh waktu.. Baca selanjutnya…

Ingat Mati…

Juli 8, 2010 1 komentar

Siapa diantara kita yang tidak akan ditimpa oleh kematian
Ia tidak memiliki teman,
Jika ia datang.., Maka berakhirlah segala sesuatu
Ia tidak memiliki tempat
Seluruh alam ini adalah tempatnya
Kita tidak akan bisa berlari,
Ataupun bersembunyi darinya
Walaupun kita berada dalam benteng yang sangat kokoh
Ia tidak memiliki waktu
Ia terus bekerja sepanjang hari, Sepanjang masa
Ia tidak menunggu seorangpun
Akan tetapi kita semua yang menunggunya
Ia adalah penghancur angan
Penghancur keinginan
Penghancur impian
Ia adalah akhir fase pertama manusia
Ia adalah KEMATIAN

Kullu nafsin dzaa’iqatul maut … “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. 29:57) Baca selanjutnya…

Kebahagiaan Pertama, Dimulai Saat Mengawali Pagi

Juni 28, 2010 2 komentar

Dengan menyebut nama-Mu aku bertasbih..

Bagi sebagian orang,mungkin kebahagiaan diukur dengan harta.
Bagiku kebahagiaan bukanlah harta yang melimpah..
Arti kebahagiaan bagiku adalah ketakwaan yang Engkau tumbuhkan di hati.
Engkau Maha Menumbuhkan TAKWA dan Engkau pula Maha Berkehendak mencabutnya hingga keakar-akarnya tanpa sisa.. (Naudzubilah,)

AllahuRabbi,
Aku mohon petunjuk serta bimbingan-Mu..

Catatatkanlah kedalam buku agenda harian untukku “kebahagiaan pertama”, yaitu Shalat Subuh. Karena dengan mengerjakannya, hamba akan selalu berada dalam jaminan-Mu, ikatan perjanjian dengan-Mu, lindungan-Mu, pengawasan-Mu, serta petunjuk-Mu. Sehingga Engkau-pun akan senantiasa memeliharaku dari segala keburukan, menuntunku pada kebaikan dan membawa hamba pada keutamaan (disisiMu).

“Barang siapa yang melaksanakan shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah, maka jangan sampai Allah menarik kembali jaminan-Nya dari kalian dengan sebab apa pun. Karena siapapun yang Allah cabut jaminan-Nya darinya dengan sebab apa pun, pasti akan tercabut. Kemudian Allah akan telungkupkan wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR.Muslim) Baca selanjutnya…

Kategori:Catatanku Tag:,